ANALIS adalah program aplikasi berbasis MS excel, yang berguna untuk menganalisis soal secara sederhana. Dengan sekali meng-Input Jawaban Siswa, maka Nilai siswa akan didapat dalam dua format yaitu menurut nomor absennya dan menurut rankingnya. Selain itu ANALIS digunakan untuk satu pelajaran per satu semester. Menu ANALIS terdiri dari 4 analisis ujian harian, 1 UTS dan 1 koreksi ujian semester. ANALIS dapat digunakan untuk menganalisis soal dengan type Pilihan Ganda (Jamak), Uraian, atau Pilihan JAmak dan Uraian sekaligus.
Kategori
- Berita Pendidikan (1)
- Modul Belajar (1)
Popular Posts
-
ANALIS adalah program aplikasi berbasis MS excel, yang berguna untuk menganalisis soal secara sederhana. Dengan sekali meng-Input Jawaban S...
-
Trigonometri.pdf Penalaran dalam Matematika Pengayaan Pecahan Pola Operasi Hitung Pola Barisan Bilangan Logika Matematika Dua Pangkat...
-
Dalam laporan terbaru Symantec Intelligence Report, Januari 2012, terungkap bahwa sepanjang bulan Januari 2012, rasio global spam dalam tra...
Daftar Link
Sabtu, 04 Februari 2012
71% Serangan Spam Menyasar Sektor Pendidikan
di
02.31
Diposting oleh
GALUHKU
0
komentar
Dalam laporan terbaru Symantec Intelligence Report, Januari 2012, terungkap bahwa sepanjang bulan Januari 2012, rasio global spam dalam trafik email mencapai 69 persen. Angka ini naik dibandingkan dengan persentase spam pada Desember 2011 yang mencapai 67,7 persen.
Artinya, dengan kenaikan tersebut, jumlah spam telah kembali ke posisi pada kisaran November 2011 lalu.
Dari sisi target, sektor pendidikan menjadi sektor industri yang paling banyak dikirimi spam pada bulan Januari tersebut, dengan tingkat spam mencapai 71 persen. Industri berikutnya yang menjadi sasaran spam adalah sektor kimia dan farmasi (69 persen), layanan IT (68,7 persen) dan industri retail (68,4 persen).
Di sisi lain, sektor publik tetap menjadi sektor yang paling diincar aktivitas phishing di kurun waktu yang sama. Dengan satu dari 99,1 email merupakan serangan phishing. Adapun dari sisi virus, sektor kimia dan farmasi merupakan industri yang paling banyak diserang.
“Kami memperkirakan bahwa akan ada banyak spam dan malware yang memanfaatkan beberapa event olah raga besar mendatang tahun ini,” kata Paul Wood, Senior Intelligence Analyst, Symantec, 2 Februari 2012.
Olimpiade musim panas, di London pada Juli – Agustus 2012 ini, kata Wood, kemungkinan akan menjadi ajang bagi penipu untuk menguras kocek pengguna yang terkecoh.

“Dengan memanfaatkan musim liburan atau perhelatan yang dirayakan secara luas di seluruh dunia, spammer dan pembuat malware dapat membuat pesan mereka jadi lebih menarik bagi pengguna,” kata Wood. “Ini akan meningkatkan kesempatan pengguna tertipu dan mengunjungi situs web spam atau menjadi terinfeksi virus,” ucapnya.
Sebagai bukti, pada peralihan tahun baru lalu, Symantec Intelligence telah melihat lebih dari 10.000 nama domain unik yang dibajak dengan sebuah skrip pengalihan yang ditulis dalam format PHP yang berisi referensi untuk Tahun Baru pada nama filenya.
Skrip pengalihan ini dikirim dari situs web yang dibajak dan link ke situs web itu dimasukkan dalam email spam. Untungnya, situs tersebut sudah diblokir.
Artinya, dengan kenaikan tersebut, jumlah spam telah kembali ke posisi pada kisaran November 2011 lalu.
Dari sisi target, sektor pendidikan menjadi sektor industri yang paling banyak dikirimi spam pada bulan Januari tersebut, dengan tingkat spam mencapai 71 persen. Industri berikutnya yang menjadi sasaran spam adalah sektor kimia dan farmasi (69 persen), layanan IT (68,7 persen) dan industri retail (68,4 persen).
Di sisi lain, sektor publik tetap menjadi sektor yang paling diincar aktivitas phishing di kurun waktu yang sama. Dengan satu dari 99,1 email merupakan serangan phishing. Adapun dari sisi virus, sektor kimia dan farmasi merupakan industri yang paling banyak diserang.
“Kami memperkirakan bahwa akan ada banyak spam dan malware yang memanfaatkan beberapa event olah raga besar mendatang tahun ini,” kata Paul Wood, Senior Intelligence Analyst, Symantec, 2 Februari 2012.
Olimpiade musim panas, di London pada Juli – Agustus 2012 ini, kata Wood, kemungkinan akan menjadi ajang bagi penipu untuk menguras kocek pengguna yang terkecoh.
“Dengan memanfaatkan musim liburan atau perhelatan yang dirayakan secara luas di seluruh dunia, spammer dan pembuat malware dapat membuat pesan mereka jadi lebih menarik bagi pengguna,” kata Wood. “Ini akan meningkatkan kesempatan pengguna tertipu dan mengunjungi situs web spam atau menjadi terinfeksi virus,” ucapnya.
Sebagai bukti, pada peralihan tahun baru lalu, Symantec Intelligence telah melihat lebih dari 10.000 nama domain unik yang dibajak dengan sebuah skrip pengalihan yang ditulis dalam format PHP yang berisi referensi untuk Tahun Baru pada nama filenya.
Skrip pengalihan ini dikirim dari situs web yang dibajak dan link ke situs web itu dimasukkan dalam email spam. Untungnya, situs tersebut sudah diblokir.
Original Post
Vivanews
Langganan:
Postingan (Atom)
